13
Sep
12

LONG TIME NO” SEE

Wah…. sudah lama sekitar 4 tahunan blog ini ga aktif, tanpa ada tulisan baru, ga ada alasan…. nulis lagi aja, smoga dapat inspirasi bisnis di dunia maya ini, sapa tau ada yang baca trus ajak aq bisnis n tambah kenalan ato tmen lah targetnya, ntar ya aq cari contain yang pas n yang up to date. selamat berjumpa kembali bersama blogku ” Koco Benggolo” 

JADIKAN ORANG LAIN SEBAGAI CERMIN DIRI, “APABILA MELIHAT ORANG YANG KITA ANGGAP TIDAK BAIK, APAKAH DALAM DIRI KITA MEMILIKI SIFAT YANG TIDAK BAIK SEPERTI ORANG ITU, BEGITU SEBALIKNYA”

Iklan
03
Jun
09

JOIN NOW AND EARN $$$

Masa sekarang transaksi di dunia maya sudah merebak, semakin banyak masyarakat dunia menggunakan fasilitas ini (internet) untuk memudahkan kita berbisnis di dunia maya.
Banyak sekali situs-situs yang menawarkan hanya dengan bergabung dan mengklik sudah bisa menghasilkan uangvinefire

12
Sep
08

khilaf…..

Kalau dibilang lupa…ya aku akui…entah kenapa, gini critanya ….kira2 jam 11:30 …biasa…aku ngajakin temenku , kalau nggak temenku P’ Omey yang ngajakin aku sholat, ini hari Jumat kali ini aku yang ajakin P’ Omey, tapi aku malah sibuk sendiri, masih rapiin dokumen, “ayo pak ….” ajak P’ Omey, saat itu ada orang yang membuatku kesel, aku minta map ama orang back office (ferry *mang orgnya sengak) dicuekin, aku tungguin eh.. dia (org. BO) malah asik dgn komputer, nggak ngomong sepatah katapun, masih liat2 gambar di komputer, entah gambar apa, akhirnya ya…udah lah aku tinggal aja, “ayoo pak…” ajak P’ Omey ke 2 kalinya (aku yang ajak kok malah P’ Omey yg nungguin aku). “Ayo … Pak” (dgn hati kesel). turunlah kami ke lt. B2, “lewat mana Pak…” tanyaku, kami lewat Food Hall (pasar swalayan di senayan City) P’ Omey ngajakin ke arah lift mall senayan city, aku ajakin ke arah mushola (temenku mulai bingun) tapi dia ikutin aku, dah nyampe di depan mushola eksekutif, temenku mau buka pintu keluar, “mau kemana Pak?” tanyaku …. temenku bialng “Pak…ini ‘kan hari Jumat, mang mau sholat dimana?”… astaghfirullah haladzim…. apa yg membuatku sampe lupa kayak gini…

11
Sep
08

tapak tilas

Kamis 11 September 2008 sejarah terulang…. aku ama istri pulang kantor mampir ke Blok M (ngabuburit) udah hampir 10 tahun aku nggak pernah ke Blok M, udah banyak berubah….aku rencana mau buka puasa di Aldiron di lanta atas (aku lupa lt. brp), tapi Aldiron lagi di Renovasi, dah jelas pasti udah nggak ada yg jualan, aku ingat sekali banyak macam dijualan di situ …. ya udah… kami masuk aja dan turun ke Robinson Supermarket,

Blok M Mall Jakarta

Blok M Mall Jakarta

cuma liat2 doang sampai ke ujung jalan, lalu keluar ke arah Pasar Raya trus lewat lorong samping Pasar Raya aku liat di situ ada tempat makan, kayak pujasera gitu…banyak pilihan, aku buka puasa di situ, istriku langsung pesan (*padahal lagi nggak puasa…biasa langganan bulanan) sate kambing Solo ama Somay Bandung minumnya teh manis k’lo aku sop kaki sapi minumnya soda susu, tp soda susunya habis…. udahlah minum teh manis bareng2 ama itruku aja (lumayan irit) adzan udah berkumandang aku mulai dengan makan kurma yang masih merah... wah masih sepet.. aku ambil aja yang udah mateng (maklum penasaran… beli di food hall Senayan City sebelum ke blok M), selesai makan kami teruskan perjalanan dan kami masuk ke Pasar Raya Grande di sana juga hanya liat2 (harganya mahal2) kami naik pakai escalator sampe ke lt. 4 lalu turun pakai lift …. akhirnya yang kebeli cuma mukena dan sendal dua pasang untuk anak2 kami…trus pulang …..cape dech…..

Blok M Jakarta

Blok M Jakarta

10
Sep
08

” Apakah Saya Menikah Dengan Orang Yang Tepat? “

Nih…crita untuk yang belum nikah ‘kali ya…

Dalam sebuah seminar rumah tangga, seseorang audience tiba-tiba melontarkan pertanyaan yang sangat lumrah, “bagaimana saya tahu kalo saya menikah dengan orang yang tepat?” Saya melihat ada seorang lelaki bertubuh besar duduk di sebelahnya, jadi saya menjawab “Ya.. tergantung. Apakah pria disebelah anda itu suami anda?” Dengan sangat serius dia balik bertanya “Bagaimana anda tahu?!”
“Biarkan saya jawab pertanyaan yang sangat membebani ini.”
Inilah jawabanya!SETIAP ikatan memiliki siklus. Pada saat-saat awal sebuah hubungan, anda merasakan jatuh cinta dengan pasangan anda. Telpon darinya selalu ditunggu-tunggu, begitu merindukan belaian sayangnya, dan begitu menyukai perubahan sikap-sikapnya yang bersemangat, begitu menyenangkan.
Jatuh cinta kepada pasangan bukanlah hal yang sulit. Jatuh cinta merupakan hal yang sangat alami dan pengalaman yang begituspontan. Ngga perlu berbuat apapun. Makanya dikatakan “jatuh” cinta!
Orang yang sedang kasmaran kadang mengatakan “aku mabuk cinta”Bayangkan eksprisi tersebut!Seakan-akan anda sedang berdiri tanpa melakukan apapun lalu tiba-tiba sesuatu datang dan terjadi begitu saja pada anda.
Jatuh cinta itu mudah. Sesuatu yang pasif dan spontan,tapi? Setelah beberapa tahun perkawinan, gempita cinta itu pun akan pudar.. perubahan ini merupakan siklus alamiah dan terjadi pada SEMUA ikatan.
Perlahan tapi pasti.. telpon darinya menjadi hal yang merepotkan, belaiannya ngga selalu diharapkan dan sikap-sikapnya yang bersemangat bukannya jadi hal yang manis, tapi malah nambahin penat yang ada..
Gejala-gejala pada tahapan ini bervariasi pada masing-masing individu, namun bila anda memikirkan tentang rumah tangga anda, anda akan mendapati perbedaaan yang dramatis antara tahap awal ikatan, pada saat anda jatuh cinta, dengan kepenatan-kepenatan bahkan kemarahan pada tahapan-tahapan selanjutnya.
Dan pada situasi inilah pertanyaan “Did I marry the right person?” mulai muncul, baik dari anda atau dari pasangan anda, atau dari keduanya..Nah Lho!
Dan ketika anda maupun pasangan anda mencoba merefleksikan eforia cinta yang pernah terjadi.. anda mungkin mulai berhasrat menyelami eforia-eforia cinta itu dengan orang lain. Dan ketika pernikahan itu akhirnya kandas? Masing-masing sibuk menyalahkan pasangannya atas ketidak bahagiaan itu dan mencari pelampiasan di luar. Berbagai macam cara, bentuk dan ukuran untuk pelampiasan ini. Mengingkari kesetiaan merupakan hal yang paling jelas.
Sebagian orang memilih untuk menyibukan diri dengan pekerjaannya, hobinya, pertemanannya, nonton TVsampe TVnya bosen ditonton, atau pun hal-hal yang menyolok lainnya.
Selingkuh?? Ya mungkin itu jawabannya Saya ngga mengatakan kalo anda ngga boleh ataupun ngga bisa selingkuh, Anda bisa!
Bisa saja ataupun boleh saja anda selingkuh, dan pada saat itu anda akan merasa lebih baik. Tapi itu bersifat temporer, dan setelah beberapa tahun anda akan mengalami kondisi yang sama (seperti sebelumnya pada perkawinan anda). Perselingkuhan yang dilakukan sama dengan proses berpacaran yang pernah anda lakukan dengan pasangan anda, penuh gairah. Tetapi, seandainya proses itu dilanjutkan, maka anda akan mendapati keadaan yang sama dengan pernikahan anda sekarang.Itu adalah siklus…

Karena.. (pahamilah dengan seksama hal ini) KUNCI SUKSES PERNIKAHAN BUKANLAH MENEMUKAN ORANG YANG TEPAT, NAMUN KUNCINYA ADALAH BAGAIMANA BELAJAR MENCINTAI ORANG YANG ANDA TEMUKAN DAN TERUS MENERUS..!
Benar juga ungkapan “diperbudak cinta” Karena cinta itu BUTUH waktu, usaha, dan energi. Dan yang paling penting, cinta itu butuh sikap BIJAK Kita harus tahu benar APA YANG HARUS DILAKUKAN agar rumah tangga berjalan dengan baik .
Ada beberapa hal spesifik yang bisa dilakukan (dengan ataupun tanpa pasangan anda) agar rumah tangga berjalan lancar. Sama halnya dengan diet yang tepat dan olahraga yang benar dapat membuat tubuh kita lebih kuat, beberapa kebiasaan dalam hubungan rumah tangga juga DAPAT membuat rumah tangga itu lebih kuat. Ini merupakan reaksi sebab akibat.
Jika kita tahu dan mau menerapkan hukum-hukum tersebut, tentulah kita bisa “MEMBUAT” cinta bukan “JATUH”.
Karena cinta dalam pernikahan sesungguhnya merupakan sebuah DECISION, dan bukan cuma PERASAAN..!
Cintailah pasangan anda, seperti anda ingin dicintai olehnya. Setialah pada pasangan anda, seperti anda ingin mendapatkan kesetiaannya.

10
Sep
08

Beginilah kalau bersaudara

Dua orang bersaudara bekerja bersama menggarap ladang milik keluarga
mereka. Yang seorang, si kakak, telah menikah, dan memiliki keluarga
yang cukup besar. Si adik masih lajang, dan berencana tidak menikah.
Ketika musim panen tiba, mereka selalu membagi hasil sama rata.
Selalu begitu.

Pada suatu hari, si adik yang masih lajang itu berpikir, “Tidak adil
jika kami membagi rata semua hasil yang kami peroleh. Aku masih
lajang dan kebutuhanku hanya sedikit.” Maka, demi si kakak, setiap
malam, dia akan mengambil sekarung padi miliknya, dan dengan diam-
diam, meletakkan karung itu di lumbung milik kakaknya. Sekarung itu
ia anggap cukuplah untuk mengurangi beban si kakak dan keluarganya.

Sementara itu, si kakak yang telah menikah pun merasa gelisah akan
nasib adiknya. Ia berpikir, “Tidak adil jika kami selalu membagi rata
semua hasil yang kami peroleh. Aku punya istri dan anak-anak yang
akan mampu merawatku kelak ketika tua. Sedangkan adikku, tak punya
siapa-siapa, tak akan ada yang peduli jika nanti dia tua dan miskin.
Ia berhak mendapatkan hasil lebih daripada aku.”

Karena itu, setiap malam, secara diam-diam, ia pun mengambil sekarung
padi dari lumbungnya, dan memasukkan ke lumbung mulik adik satu-
satunya itu. Ia berharap, satu karung itu dapatlah mengurangi beban
adiknya, kelak.

Begitulah, selama bertahun-tahun kedua bersaudara itu saling
menyimpan rahasia. Sementara padi di lumbung keduanya tak pernah
berubah jumlah. Sampai…, suatu malam, keduanya bertemu, ketika
sedang memindahkan satu karung ke maring-masing lumbung saudaranya.
Di saat itulah mereka sadar, dan saling menangis, berpelukan. Mereka
tahu, dalam diam, ada cinta yang sangat dalam yang selama ini menjaga
persaudaraan mereka. Ada harta, yang justru menjadi perekat cinta,
bukan perusak. Demikianlah jika bersaudara.

Sumber : Tidak Diketahui

08
Sep
08

Penyesalan

Huuh… (sambil kedua tangan dengan jari meremas rambut) salah satu bentuk ekspresi dari apa yang orang rasakan, bila sedang mengalami sesuatu yang tidak mengenakkan hati, rasa kesal, kecewa dan penyesalan …. Apa yang harus loh lakuin k’l udah gitu…. Istigfar…astaghfirullah haladzim…usapkan telapak tangan ke dada… rasakan, apakah ada perbedaan dibandingkan dengan meremas rambut atau sejenisnya (mengeluh).

Apapun yang terjadi di dunia ini ada campur tangan Allah, loh harus percaya itu…. Lanjutkan membaca ‘Penyesalan’